Pada pekan ke-36, sejumlah pekerjaan juga telah terlaksana, antara lain pembangunan Groin-2 dan Toilet Beach Facility.
ITDC bersama kontraktor pelaksana terus melakukan pengendalian pekerjaan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan.
Peninsula Island Jadi Focal Point
Salah satu area yang mendapat perhatian dalam program transformasi kawasan adalah Peninsula Island. Area tersebut ditata untuk mengoptimalkan fungsi ruang terbuka sebagai lokasi aktivitas wisata, rekreasi, komunitas, dan berbagai kegiatan.
Agus mengatakan Peninsula Island dikembangkan bukan sekadar sebagai ruang publik, tetapi menjadi bagian dari pengalaman wisata di The Nusa Dua.
“Peninsula Island kami kembangkan tidak hanya sebagai ruang publik, tapi sebagai bagian dari pengalaman destinasi. Peningkatan infrastrukturnya akan kami hadirkan sejalan dengan berbagai aktivasi kawasan agar Peninsula Island semakin hidup, memiliki karakter, dan memberi nilai tambah bagi The Nusa Dua,” jelasnya.
Pendekatan tersebut dilakukan dengan menghubungkan pengembangan infrastruktur, ruang publik, aktivitas wisata, dan pengalaman pengunjung dalam satu ekosistem kawasan.
Tetap Mengedepankan Keberlanjutan
Di tengah proses rejuvenasi, ITDC juga mempertahankan prinsip keberlanjutan lingkungan di The Nusa Dua.
Kawasan tersebut memiliki sekitar 97 hektare ruang terbuka hijau (RTH), atau sekitar 27 persen dari total kawasan. Area hijau tersebut ditunjang lebih dari 5.700 pohon yang terdiri atas 138 jenis vegetasi.








